Perbedaan antara Ta’aruf dengan Pacaran

6 459
banner 468x60
banner 160x600

pasanganTentunya, seperti yang kita ketahui, arti ta’aruf berbeda dengan arti pacaran. Islam tak pernah menghalalkan pacaran karena pacaran sama halnya dengan mendekati zina. Selain membuat pelakunya berdosa, pacaran juga memberikan kerugian lain untuk pelakunya, seperti terbuangnya waktu, uang, dan tenaga. Pacaran sangat memungkinkan pelakunya untuk saling bersentuhan, padahal hal tersebut jelas dilarang oleh agama Islam.

Rasulullah SAW bersabda :

“Andaikata kepala salah seorang dari kalian ditusuk dengan jarum besi, itu lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.”

(H.R. Ar-Ruyani dalam Musnad-nya No.1282, Ath-Thabrani 20/No. 486-487, dan Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman No. 4544 dan disahihkan oleh Syeikh Al-Albani dalam Ash-Shahihah No. 226)

Sementara itu, berbeda dengan pacaran, ta’aruf memberikan banyak manfaat bagi pelakunya. Taaruf membuat dua orang berlainan jenis yang ingin menikah menjadi tahu mereka cocok untuk bersatu dalam pernikahan atau berhenti sampai di proses taaruf ini. Arti ta’aruf di sini pun memiliki aturannya sendiri yang sesuai dengan syariat, seperti ditentukan waktu ta’aruf (maksimal 3 bulan), batas-batas perkenalan di dalam ta’aruf, dan cara perkenalan di dalam ta’aruf. Apabila ta’aruf berjalan dengan lancar dan kedua pihak setuju untuk lanjut, selanjutnya yang dilakukan ialah khitbah (lamaran). Apabila khitbah telah selesai dilakukan, proses berikutnya ialah menikah dengan mengucap ijab Kabul (pernikahan).

 

Arti ta’aruf yang sesungguhnya adalah perkenalan atau berkenalan. Secara lebih spesifik, ta’aruf antarlawan jenis diartikan sebagai proses perkenalan atau berkenalannya seorang laki-laki (ikhwan) dengan seorang perempuan (akhwat) untuk mendapatkan keyakinan terkait kelanjutan hubungan mereka : menikah atau terhenti di ta’aruf.


Penyunting:

Raja Copas Abu Jihad Muhammad al-Indunisiy

2016

Link address :

http://abiummi.com/apakah-arti-taaruf-yang-sesungguhnya/

http://syifa-alqulub.blogspot.co.id/2011/11/cara-taaruf-yang-benar-dalam-islam.html

https://id.wikipedia.org/wiki/Taaruf

https://remajaislam.com/414-apa-itu-taaruf.html

Category: Pendidikan
Email Autoresponder indonesia
author
Seorang perjaka muda yang penuh dengan ambisi dan memiliki cita-cita menjadi seorang khilafah di muka bumi.
6 Responses
  1. author

    frederik9 months ago

    frederik3 weeks ago

    3 Artikel ttg TA’ARUF………………

    http://bandungcitytoday.com/search/taaruf

    Reply
  2. author

    frederik9 months ago

    SELAMAT MENIKMATI BAHTERA RUMAH TANGGA

    DAN MEMBENTUK KELUARGA YG SAKINAH MA WAHDAH WA RAHMAH…..!!!

    DAN TERGOLONG KE DALAM GOLONGAN PARA SYUHADA……….AAMIN…..!!!

    Reply
  3. author

    frederik9 months ago

    Cara Bergaul dan Berteman Berdasarkan Ilmu Syar’i
    http://bandungcitytoday.com/2017/02/23/cara-bergaul-dan-berteman-berdasarkan-ilmu-syari/#comment-292211
    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
    “Perumpamaan orang yang bergaul dengan orang shalih dan orang yang bergaul dengan orang buruk seperti penjual minyak wangi dan tukang tempa besi, Pasti kau dapatkan dari pedagang minyak wangi apakah kamu membeli minyak wanginya atau sekedar mendapatkan bau wewangiannya, sedangkan dari tukang tempa besi akan membakar badanmu atau kainmu atau kamu akan mendapatkan bau yang tidak sedap”
    (HR. Bukhari 1959 dan Muslim 2628)

    Reply
  4. author

    frederik9 months ago

    Rasulullah saw bersabda,

    “Mukmin itu ibarat cermin bagi mukmin lainnya yang senantiasa mencegah saudaranya dari kebangkrutan dan senantiasa melindunginya dari marabahaya.”
    (HR. Abu Dawud)

    Reply

Leave a reply "Perbedaan antara Ta’aruf dengan Pacaran"