Meningkatkan daya saing UMKM

0 488
banner 468x60
banner 160x600

screenshot_2016-11-21-14-46-40_1Berdasarkan Undang-Undang RI nomor 20 tahun 2008 tentang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), pemberdayaan UMKM diselenggarakan secara menyeluruh, optimal dan berkesinambungan melalui pengembangan iklim yang kondusif, kesempatan berusaha, dukungan dan perlindungan serta pengembangan usaha seluas-luasnya. 

UMKM memiliki peran dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Pendirian dan pengembangan UMKM merupakan salah satu upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Untuk itu perlu adanya peningkatan daya saing produk UMKM agar pertumbuhan ekonomi dapat tercapai.
Dalam rangka meningkatkan daya saing produk (UMKM), sejumlah pemilik industri rumahan (home industry) Kabupaten Ciamis mengikuti acara Workshop Selasa (15/11). Kegiatan Workshop bertajuk Pengelolaan Keuangan ini diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya. Acara ini digelar di aula Kantor Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Ciamis. Dalam kesempatan itu juga ditampilkan aneka jenis produk (UMKM).
Produk makanan khas Ciamis cukup beragam, salah satunya adalah galendo. Panganan yang terbuat dari ampas minyak kelapa itu memang identik dengan Ciamis. Meski sudah bermunculan di sejumlah daerah, galendo Ciamis tetap mempunyai cita rasa tersendiri di lidah konsumennya.
Selain galendo Ciamis juga memiliki aneka makanan ringan di antaranya, saroja, comring, opak, dan sale pisang. Saat ini makanan tersebut bisa dijumpai di toko oleh-oleh jika berkunjung ke daerah Ciamis.
Beberapa media memberitakan, terkendala jejaring serta kreativitas yang masih sederhana, produk (UMKM) Ciamis masih kalah bersaing dengan produk serupa dari daerah lain. Salah satu upaya untuk mendongkrak pemasaran adalah dengan meningkatkan sumber daya manusia (SDM).
Menurut Bupati Ciamis Iing Syam Arifin mengatakan, produk UMKM Kabupaten Ciamis memiliki potensi pemasaran yang masih terbuka luas. Hanya saat ini peluang tersebut belum dapat dimanfaatkan maksimal karena terkendala SDM.
Untuk meningkatkan SDM, Pemerintah Kabupaten Ciamis harus melakukan berbagai pelatihan keterampilan pengolahan produk. Menciptakan ide-ide bisnis dan cara membangun kemitraan bisnis. Selain itu kualitas SDM juga harus dibekali dengan kemampuan manajerial, karena dalam praktiknya harus didukung dengan manajemen pengelolaan usaha.
Dikutip dari www.jabarprov.go.id, peran pemerintah menjadi penting terutama untuk pengembangan UMKM agar mampu bersaing dengan pelaku usaha lainnya. Peran tersebut di antaranya dengan meningkatkan kualitas standar produk, meningkatkan kualitas SDM dan jiwa kewirausahaan UMKM. Memfasilitasi UMKM berkaitan dengan akses informasi dan promosi di luar negeri, mengingat untuk bersaing di global dibutuhkan informasi produk, informasi pasar, expert disainer dan diikutsertakan dalam pameran yang tepat.

Melihat persaingan pasar yang semakin ketat, pemilik UMKM dituntut untuk kreatif. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menciptakan terobosan baru dalam mengolah produk makanannya. Memberikan tambahan variasi produk dan selalu mengikuti perkembangan trend masa kini agar produknya tidak ketinggalan zaman. Karena sesuatu yang baru dan unik biasanya lebih menarik konsumen untuk membelinya. Selain itu kreativitas sangat dibutuhkan agar produknya tetap mendapatkan tempat di hati konsumen.
Disamping berkreativitas, pemilik UMKM juga harus meningkatkan kualitas produknya. Agar produk tersebut terjaga dari keaslian dan keunikannya. Misalnya menjaga kualitas bahan baku untuk mengolah produk tersebut.
Salah satu faktor penting lainnya adalah kemasan dan desainnya. Kemasan ini bisa memberikan dampak pada nilai jual produk. Dengan kemasan yang unik, rapi, dan terlihat menarik tentu bisa membuat ketertarikan konsumen meningkat untuk membeli produk tersebut.
Saat ini, dalam era perdagangan pasar bebas ASEAN atau MEA persaingan tidak hanya dilakukan dengan pengusaha dalam negeri tetapi juga dengan pengusaha luar negeri. Sehingga kreativitas dan kualitas produk yang dihasilkan harus bisa bersaing di kancah ASEAN.
Menurut Kepala Bidang Ekonomi Kreatif, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Ciamis, Agus Yani mengatakan, MEA tidak perlu ditakuti, sebaliknya UMKM harus siap menghadapinya. agar bisa eksis, tentunya pelaku usaha lebih meningkatkan kualitas produksi. Faktor lain yang lebih penting adalah harus menciptakan kebanggaan terhadap produk nasional.
Menurut Iing Syam Arifin mengatakan, konsumen akan lebih tertarik membeli produk yang kemasannya bagus. Yang masih harus dipicu kalangan UMKM lainnya yakni membangun jejaring yang lebih luas. Dan memanfaatkan teknologi untuk membuka pasar.
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini sudah luar biasa pesat. Dimana internet sudah merambah ke daerah-daerah. Teknologi ini bisa menjadi peluang dalam memasarkan produk. Untuk itu pemilik UMKM harus bisa memanfaatkan peluang ini. Dengan bermodalkan sebuah laptop dan modem internet pemilik UMKM bisa memasarkan produknya dengan membuka toko online. Sehingga dapat meningkatkan pemasaran produk

Rina marlina.

Category: Ekbis
Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Meningkatkan daya saing UMKM"