Siswa pemberan pengejar teroris

0 333
banner 468x60
banner 160x600

IMG-20170228-WA0006BANDUNG, Ledakan bom panci yang terjadi di Taman Pandawa pada Senin (27/2/2017) bertepatan dengan aktivitas puluhan siswa SMA Negeri 6 Bandung saat berlatih softball sebagai bagian dari mata pelajaran penjaskes.

Menurut kesaksian guru olahraga SMAN 6 Bandung Nunik Biakti yang berada di lokasi kejadian, pelaku pemboman terlihat turun dari motor sendirian, menggunakan ransel dan berkeliaran di sekitar lapang.

Saat ledakan terjadi sontak puluhan siswa menunduk menghindari lontaran serpihan paku berukuran 10 cm dari elemen bom. Pelaku pun sempat terjatuh

"Mungkin karena rasa ingin tahu yang besar maka anak-anak langsung berinisiatif mengejar," ujar Nunik.

Nunik sempat membunyikan pluit sebagai tanda agar siswa kembali dan menyudahi pengejaran. Karena dirinya melihat jika pelaku mengeluarkan pisau dan ditakutkan terjadi hal yang tidak diinginkan pada keselamatan muridnya.

"Saya pikirkan keselamatan anak-anak jadi saya amankan siswa yang lain lalu mengejar anak-anak," tambah Nunik.

Lupy M.

"Kita tidak bisa memberikan perlawanan karena pelaku berlindung menggunakan pisau," ujar Lupy

Kemudian para siswa melakukan pengejaran sembari meneriaki perkataan "tangkap teroris" hingga ke dalam kantor Kelurahan Arjuna dan mengamankan staf karyawan karena ditakutkan kemungkinan adanya sandera.

"Saya menutup pintu kelurahan dengan kaki agar pelaku tidak bisa kabur," ujar Syafii.

"Bahkan ada karyawan yang sampai bersembunyi di bawah meja," ujar Lupy.

Pemuda yang bercita-cita menjadi tentara tersebut sempat beradu argumen dengan pelaku dengan memintanya untuk menyerah. Namun pelaku mengatakan jika dirinya tidak takut untuk mati sembari memainkan belati.

Kemudian Syafii Nurhikmah spontan mengajak pelaku untuk berduel tanpa senjata. Alih-alih melepas genggaman belati, pelaku justru menodongkan belati sembari beranjak mundur perlahan menuju lantai dua dan melakukan pembakaran seiring kedatangan pihak kepolisian.

"Saat itu saya tidak takut mati karena baru tahu jika dia (pelaku) membawa senjata laras panjang saat baku tembak dengan Gegana," ujar Syafii.

Category: Ekbis, Lifestyle, Pemerintah, Pendidikan, Peristiwa
Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Siswa pemberan pengejar teroris"