HANI, BNNP: Narkoba Sudah Menjadi Alat Proxy War !!

0 307
banner 468x60
banner 160x600

Bandung, BCT. BNNP Jabar memperingati Hari Anti Narkotika Internasional HANI yang jatuh pada 26 juni 2017 di Gedung Seni Rumentang Siang Jl. Baranang Siang No. 1, Kebon Pisang, Kota Bandung (13/07).

Peringatan HANI yang seharusnya terlaksana pada tanggal 26 juni lalu tersebut harus di undur karena pada tanggal yang bersamaan umat muslim sedang melaksanakan momen lebaran.

" Peringatan yang seharusnya jatuh pada tanggal 26 juni lalu, baru bisa terlaksana hari ini (13/07) karena pada saat itu ada agenda umat muslim yaitu Idul FItri " kata Cecep Suherman, S.sos selaku Kabag Umum BNNP Jabar yang sekaligus mewakili kepala BNNP Jabar pada pidato sambutannya.

Cecep pun mengatakan, kita sebagai warga negara indonesia harus mewaspadai segala bentuk pelemahan negara. Dalam hal ini adalah NAPZA yang di sebut sebagai alat Proxy War untuk melemahkan suatu negara.

" Perang saat ini tidak harus perang secara terbuka, konvensional. Namun, saat ini mereka lebih menggunakan obat-obatan terlarang untuk menghancurkan generasi muda indonesia untuk melemahkan ketahanan NKRI " Kata cecep.

Ia pun mengatakan akan terus menggalakan perang terhadap narkoba mengingat saat ini jawa barat merupakan salah satu provinsi terpada di pulau jawa, yang merupakan target perdagangan gelap narkoba.

" Kami akan terus melakukan penyuluhan dan menyatakan perang seperti yang di ungkapkan Bapak Presiden Jokowidodo pada awal masa pelantikan beliau sebagai Presiden RI" Ungkapnya.

Guru Besar UPI Prof. Uman Suherman  AS., Prof. Dr. yang menjadi salah satu narasumber mengatakan, bahwa kita sebagai orang tua tidak harus selalu mendengar dan mengerti anak, namun lebih jauh kita harus memperhatikan anak.

" anak itu tergantung kepada orang tuanya, sama seperti para santri yang melihat para Ulama/kyai nya. Jadi kualitas anak bisa di lihat dari kualitas orang tuanya. Jika kita sebagai orang tua melarang anaknya merokok, namun salah satu dari orang tuanya merokok itu sama saja mengajarkan anak untuk mencoba rokok" Tegasnya.

Salah satu bentuk proxy war yang kerap terjadi adalah menyerang 3 aspek. Yakni aspek keluarga, dimana sang anak akan di hancurkan hubungan antara dia dan keluarganya. Aspek Pendidikan, membuat sang anak tidak berprestasi. Dan yang terakhir Menghancurkan tokoh-tokoh agamanya.

" Jadi kepada orang tua, jangan hanya sibuk mencari uang saja, tapi luangkan waktu untuk sang anak agar kita sebagai orang tua mengetahui perkembangan anak kita sampai dimana".

Pada acara tersebut, turut hadir pula para pejabat eselon 4 BNNP Jabar, Budayawan Iman Kabayan, Perwakilan Ibu PKK, Kesbangpol, Guru Besar UPI Prof. Uman Suherman, Ormas Anti Narkoba, dan sejumlah perwakilan dari mahasiswa yang berada di kota bandung.(Rd)

 

Category: Pemerintah
Email Autoresponder indonesia
author
Seorang perjaka muda yang penuh dengan ambisi dan memiliki cita-cita menjadi seorang khilafah di muka bumi.
No Response

Leave a reply "HANI, BNNP: Narkoba Sudah Menjadi Alat Proxy War !!"