Daulang Warisan Budaya yang Harus Dikenalkan Kepada Masyarakat

banner 468x60
banner 160x600
BCT-Bandung Museum Sribaduga Bandung menggelar pameran daluang, yang menarik 13 provinsi di Indonesia, dan dari Thailand, Rabu, ( 6/9).
Kepala museum Sribaduga Ester Miori mengatakan, "daluang atau kertas daur ulang ialah warisan budaya dan harus di kenalkan kembali kepada masyarakat."
Karena pasalnya terang Ester, daluang ini dapat menjadi inspirasi bagi para perajin dan bisa di dikin apa pun yang kita mau.
"bisa jadi pakaian,tas,asesoris
Selain itu juga dapat menarik wisatawan
Para pengrajin bisa memanfaatkan hasil budaya," katanya.
Selain itu tambah Ester  pelajar juga sebagai generasi penerus budaya harus diperkenalkan, yang lebih menarik, Pameran ini juga di ikuti oleh museum bait Al Qur'an.
"Ada Al Qur'an yang ditulis di kertas daur ulang dari abad ke 17, Koleksi ada juga dari papua nugini dan meksiko," tambahnya.
Diperlihatkan juga untuk daur ulang. Jadi masyarakat menyaksikan langsung
Kita beri kesempatan untuk masyarakat menulis di kertas daluang dengan tinta khusus
"Mulai dari siswa dan ibu ibu pengajian," terangnya,
Jelas dia, saat ini ada peninggalan warisan budaya yang sama dari beberapa provinsi, Bisa saling sharing dari provinsi lain
"Diskusi temen-temen dari sulawesi, itu pakaian hanya dalam acara tertentu seperti upacara adat," jelasnya.
Dia menjelaskan daluang ini memiliki nama panggilan berbeda dari setiap wilayah, ada daluang atau fuya maupun taya.
"Hanya beda di istilah saja, karena beda daerah, Barangnya sama, dihasilkan dan diprosesnya sama dari papua dikatakannya fuya," jelasnya.
Dengan adanya museum expo bisa memberikan sharing dengan provinsi lain. Bisa memberikan ide gagasan dan imajinasi lain.
"Bisa saling tukar pemikiran," harapnya.
Dengan pameran ini dia berharap dapat meningkatkan pengunjung yang datang ke museum. Dan menargetkan pengunjung sampai 10 ribu.
"Semoga dari provinsi lain pas penutupan bisa hadir dan antusiasme sangat banyak," harapnya.
Dia pun berharap tidak hanya dari dalam negeri saja, namun dia pun berharap bisa menarik pengunjung dari luar negeri juga, dan ini akan menjadi agenda rutin kita yang akan bekerja sama dengan dinas pendidikan.
"Pengunjung asing dari luar negeri ada dari belgia dan australia dan akan jadi agenda rutin," tuturnya
Category: Budpar, Pendidikan, Peristiwa, Unik
Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Daulang Warisan Budaya yang Harus Dikenalkan Kepada Masyarakat"