Out Day School Menjadi Ajang Perkenalan Kaulinan Urang Sunda

banner 468x60
banner 160x600
BCT-Bandung Out Day School yang dicanangkan dinas pendidikan Kota Bandung, di sambut meriah oleh seluruh SMPN di Kota Bandung, tak terkecuali dengan SMPN 13
Tema yang di usung kali ini, untuk memeriahkan Out Day School SMPN 13 lebih memilih festival kaulinan urang sunda.
Terang kepala sekolah SMPN 13 Bandung Jajang Hermawan, sengaja memilih tema tersebut, karena ingin mengenalkan kembali kaulinan urang sunda yang sudah mulai di tinggalkan.
"Saat ini banyak kaulian yang mereka tidak tau namanya, jadi harus di kenalkan lagi," katanya saat di temui kemarin (7/9).
Tambah Jajang, di kaulinan ini banyak mengandung filosofi yang baik, dia mencontohkan seperti permainan ucing sumput, mengandung filosofi ketika kita menjadi kucing kita harus mencari dengan detail, dan ketika kita yang bagian nyumput, kita harus sadar bahwa sehebat apa pun kita sembunyi pasti ketauan juga.
"Banyak filosofi yang dapat di terapkan di setiap kaulian sunda ini, tidak hanya ucing sumput, karena masih banyak permainan yang banyak mengandung filosofi kehidupan," jelasnya.
Tidak hanya mengandung filosofi yang baik bagi kehidupan, di kaulinan sunda juga memiliki nilai pembelajaran yang baik bagi anak, dan semoga bisa mengurangi intensitas dengan gadget mereka.
"Di kaulinan ini, kita bisa tau cara bagaimana kerja tim, komunikasi, dan mengatur startegi," jelasnya.
Dia pun berharap agar, dengan di perkenalkan kembali kaulinan urang sunda ini, mereka bisa lebih mencintai permainan lokal, dan secara otomatis bisa terus di lestarikan.
"Kalo generasi muda sudah cinta budaya sendiri, saya yakin bangsa ini bisa berjaya dan makin maju," tuturnya.
Sementara itu, pembina SMPN 13 yang di tugaskan dinas pendidikan Kota Bandung, Teti Mardiana mengatakan, ini salah satu program Bandung Masagi, yang menjadi identitas pendidikan kota Bandung.
"Bandung masagikan ada, cinta budaya, agama, belanegara, nah yang di lakukan SMPN 13 kan cinta budaya," terang dia.
Kita sengaja mendorong anak-anak untuk Cinta budaya, yang memiliki nilai kehidupan dibandingkan dengan gadget yang lebih sifatnya individual.
"Arahnya ke sana, anak lebih mencintai budayanya,  yang lebih punya nilai positif," jelasnya.(uza)
Category: Pendidikan, Peristiwa, Unik
Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Out Day School Menjadi Ajang Perkenalan Kaulinan Urang Sunda"