Gerindra Mencabut Dukungan, Pasangan Mana Yang Dipilih Gerindra?

banner 468x60
banner 160x600
BCT-Bandung Kabar mengejutkan terjadi di koalisi antara Gerindra dan PKS, secara mengejutkan Gerindra mencabut dukungannya terhadap pasangan Ahmad Syaiku dengan Dedi Mizwar di pilgub Jabar 2018.
Ketua DPD Gerindra Mulyadi mengatakan ,sampai hari ini belum ada progress yang  menggembirakan, Baik terkait kandidat maupun terkait kerjasama dengan PKS sebagai Partai yang berencana untuk koalisi dengan Gerindra Di Pilgub 2018.
"Karena Pak Prabowo selalu meminta laporan atas perkembangan Di Jabar dan beliau selalu mendengarkan apapun masukkan dan informasi dari saya selaku ketua DPD, " kata Mulyadi dalam siaran perss yang di sebar.
Tambah dia pasangan yang diberitakan  17 agustus lalu untuk  mengusung pasangan Demiz, Syaikhu ,sejauh ini menjadi sulit untuk Di realisasikan.
"Karena pertimbangan atas Kesiapan kandidat dan PKS, belum lagi statement pak Syaikhu kemarin Di acara konsolidasi PKS Kabupaten Bandung ,beliau mengatakan Kalau boleh memilih, beliau lebih suka tetap Di Kota Bekasi dan juga merasa namanya belum dikenal Di Jabar,"ungkapnya.
Belum lagi untuk pembicaraan koalisi,sejauh ini  tidak ada pembahasan yang mengarah kerjasama yang bersifat sinergi, antara Gerindra dan PKS.
"Sampai hari ini tidak ada komunikasi dari pengurus PKS untuk membicarakan bagaimana formulasi kerjasama koalisi, Baik program Pilgub,Tim dan segala aspek bagi upaya untuk memenangkan Pilgub 2018," lanjut Mulyadi.
Maka hari ini dia  tegaskan kembali bahwa apa yang disampaikan pada tanggal 17 Agustus lalu terkait pasangan Demiz Syaikhu menjadi pasangan yang Akan Di usung Gerindra PKS.
"saya selaku ketua Gerindra Jabar nyatakan pasangan tersebut belum final, artinya kembali cair,"ungkapnya.
bahkan dalam waktu dekat Mulyadi Akan menemui pak Iwan Sulanjana selaku Ketua DPD Demokrat untuk kembali membahas kemungkinan kerjasama di Pilgub Jabar atau jika perlu Gerindra bicara didepan ketua-ketua DPD dan DPW Partai PAN dan PPP Karena mereka Sudah membuat poros baru.
"Gerindra Akan kembali mengkaji memunculkan Kandidat lain, ini semua dilakukan untuk kepentingan masyarakat Jabar dan rencana strategis Gerindra Di 2019," tambahnya.
Sehingga berharap PKS bisa memahami sikap Gerindra, yang tidak mau gagal dalam Pilgub, salah satu parameter Gerindra untuk maju mengusung dengan syarat harus menang,
"Untuk itu kami akan kembali mengkaji dan membuka semua potensi kandidat dan Partai yang bisa kerjasama," Ungkapnya.
Sementara itu Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah Oded M Danial mengatakan, belum tau akan hal tersebut,  namum dia menyakinkan semua baik-baik saja.
"ini semua masalah komunikasi saja, " ungkapnya saat di temui di ruang kerjanya.
Terang dia, kita sebagai di wilayah hanya mengamankan apa yang di inginkan pusat.
"Pak Prabowo pernah bilang ini itu bukan kualisi tapi sudah jadi sekutu, " ungkapnya.
Tambah dia,  kalo masih ada yang kurang singkrong harus di Komunikasikan. Terkait adanya isu terkait Gerinda akan tergabung dalam poros baru Oded mengatakan politik ini masih cair.
"itu kan hak politik dari awal kita tidak pernah menutup pintu walaupun kita sudah berkoalisi, tapi kita tetap membuka pintu biar partai manapun, kan makin banyak makin baik, " terang oded.
Category: Pemerintah, Peristiwa, Politik
Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Gerindra Mencabut Dukungan, Pasangan Mana Yang Dipilih Gerindra?"