Seringai Menghentak Headbangers Dalam Sonicfair 2017

banner 468x60
banner 160x600
BCT-Bandung Band Seringai sukses menunjukan performa maksimal dihadapan "headbangers" dalam gelaran festival musik rock dan metal tahunan bertajuk Bandung Sonicfair 2017 di Lapangan Bola Pusdikku Kodiklat TNI AD, Jalan Sindang Sirna, Geger Kalong, Kota Bandung, Minggu (22/10).
Arian, sang vokalis yang menaiki panggung dengan mengepalkan tangannya ke udara disambut riuh ribuan penonton yang hadir. Suasana semakin semarak ketika Ricky Siahaan (gitaris), Sammy Bramantyo (Bass) dan Edy Khemod (drum) menyusulnya.
Tanpa gimmick yang berlebihan, band yang dibentuk tahun 2002 itu langsung beraksi menghentak panggung dengan lagu andalannya semacam 'Dilarang di Bandung', 'Tragedi' dan 'Individu Merdeka'.
Para penonton yang hadir terlihat larut dalam musik dengan membuat formasi 'wall of death'. Yang istimewa dari penampilan mereka adalah ketika membawakan lagu 'Dilarang di Bandung' giytari Burgerkill, Eben turut hadir berkolaborasi.
"Selalu seru main di Bandung," ucap Arian menutup penampilan.
Sebelumnya, band Deadsquad memanaskan suasana dengan sejumlah lagu. Dominasi belati, Patriot moral prematur, Pasukan mati, Pragmatis sintesis dan Manufaktur replika baptis dipilih Deadsquad menjadi repertoar tanpa henti.
"Senang sekali bisa bermain lagi di Bandung. Punten kasadayana," tutup Daniel, vokalis Deadsquad.
Meski dua band asal Amerika, yakni Rings of Saturn batal tampil, Bandung Sonicfair 2017 tetap meriah karena menyuguhkan band papan atas tanah air, semacam Revenge The Fate, Koil, Rocket Rockers dan Beside. Mereka tampil bergiliran di dua stage yang disediakan oleh panitia.
Salah seorang panitia, Stephanus Adjie mengatakan event Sonicfair akan terus hadir di tahun depan. Hal itu tidak terlepas dari komitmen tinggi ingin menyajikan sajian festival yang berkualitas.
"Kami ingin event ini berkesan bagi penikmat musik cadas disetiap tahunnya. Penyuka musik beraliran rock sangat tinggi di Indonesia, bahkan tertinggi di Asean," katanya.
Seperti diketahui, pada dua edisi Sonicfair sebelumnya, penyelenggara menampilkan grup musik black metal asal Amerika, Abigail William dan Suicide Silence, serta band Fleshgod Apocalypse dari Italia.
Vokalis Revenge The Fate, Anggi berharap terus dipercaya dalam setiap event sonicfair. "Event ini sudah seperti ikon dan pestanya para pecinta musik cadas. Setiap tampil, pasti berkesan karena bisa satu panggung dengan musisi luar negeri," ucapnya.
Sementara itu, vokalis Koil, Otong menyebut penyelenggaraan Sonicfair bisa menumbuhkan band baru yang berkualitas. Pasalnya, di Bandung dan Jawa Barat merupakan daerah yang potensial dalam hal produksi band yang bagus.
Ia pun mengapresiasi penyelenggara yang memberikan kesempatan band baru untuk tampil lewat audisi bertajuk Soul of Steel. Salah satu dari tiga band yang terpilih sebagai pemenang adalah Noise Blast.
"Regenerasi penting. Dan ini semacam wadah yang bisa menaunginya," katanya singkat.
Dalam acara tersebut, penyelenggara menyiapkan dua panggung utama dengan karya seni hasil dari kompetisi Artwork Soul of Steel Challenge
Category: Lifestyle, Unik
Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Seringai Menghentak Headbangers Dalam Sonicfair 2017"