Emil Diatas Angin, Golkar Memanas!

0 306
banner 468x60
banner 160x600

Bandungcitytoday.com -  Ridwan kamil berada di atas angin setelah mengantongin tiket Pilgub Jabar dengan mendapatkan dukungan dari PKB, Nasdem, PPP dan Golkar. Partai berlogo pohon bringin tersebut telah resmi menyatakan untuk mengusung Ridwan Kamil sebagai Cagub Jabar pada Pilgub 2018.

Jumat siang, Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengungkapkan, partainya memutuskan mengusung Ridwan Kamil sebagai cagub Jabar. Keputusan itu diambil menurut Idrus karena sampai saat ini elektabilitas wali kota Bandung ini masih tertinggi diantara para bakal calon gubernur Jabar.
"Hasil survei selaras dengan keinginan yang ada, kami ingin menangkan pertarungan politik pada Pilkada 2018. Karena itu, maka hasil survei menjadi pertimbangan utama," kata Idrus di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, di Slipi, Jakarta Barat, Jumat,  27 Oktober 2018.
Namun, keputusan Idrus Marham selaku Sekjen Partai berlogo pohon bringin tersebut sontak membuat nurul arifin selaku fungsionaris partai golkar kaget karena keputusan tersebut tidak sesuai dengan harapan dirinya sebagai pengurus DPP Partai Golkar. Pasalnya, dia berpendapat, kader internal seharusnya diutamakan untuk menghadapi kontestasi politik.
Apalagi, sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jabar, Dedi Mulyadi dianggap berhasil menaikkan elektabilitas partai berlambang pohon beringin tersebut.

"Saya berharap (rekomendasi) jatuhnya ke Kang Dedi. Kita inginnya kader internal, kemarin itu kan rekomendasi diberikan kepada Kang Dedi untuk penjajakan koalisi dan pasangan calon. Tapi ternyata, keputusannya seperti ini, saya kira DPP punya pertimbangan," ungkap calon wali kota Bandung itu.

Selain Nurul arifin, kecamanpun datang dari berbagai kader yang ada di jabar. dilansir dari news.liputan6.com,Langkah DPP Partai Golkar dinilai tidak sesuai aspirasi kader, yang sudah tertuang dalam keputusan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) DPD Partai Golkar Jabar, di Karawang, Rabu 26 April lalu.

Dalam rapat tersebut diperoleh keputusan, seluruh kader mendorong Ketua DPD Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi, sebagai calon gubernur pada Pilkada Jabar 2018 untuk disetujui DPP Golkar.

"Alhamdulillah sesuai aspirasi kami, yaitu Kang Dedi Mulyadi menjadi satu-satunya yang diusulkan untuk mendapatkan rekomendasi DPP Golkar. Tapi kenapa tidak ada nama Kang Dedi dalam rekomendasi yang disampaikan oleh Pak Idrus Marham?" tanya Ketua Pengurus Golkar Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Yayan Heryana, Senin (30/10/2017).

Menurut Yayan, kesolidan kader grassroot Partai Golkar bukan tanpa sebab. Selama ini, Dedi Mulyadi berhasil membangun spirit kader untuk membangun konsolidasi internal dan eksternal partai.

Secara pribadi, Yayan melanjutkan, Dedi Mulyadi juga mencontohkan dalam berbagai kegiatan safari budaya yang sering ia gelar.

Hal inilah, kata Yayan, yang menjadikan kader Golkar di jajaran bawah tergerak melakukan hal yang sama, meski dengan berbagai sumber daya yang terbatas.

Dikutip dari http://www.tribunnews.com, Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi membatalkan rencana penyikapan DPD Golkar Jabar soal rekomendasi pimpinan partai di Jakarta pada Ridwan Kamil dan dan Daniel Muttaqien pada Rabu (1/11/2017).
"Ditunda dulu sampai minggu depan," ujar Dedi di Purwakarta, Selasa (31/10/2017) sesaat sebelum membawa kendaraannya dari Jalan Ganda Negara.
Ia berjanji akan menyampaikan sikapnya itu pada pekan depan setelah melalui pembahasan bersama internal partai.
Ia membatalkan rencana itu karena ada panggilan mendadak.
Seperti diketahui, pengumuman lisan Sekjen Golkar Idrus Marham soal rekomendasi ke Ridwan Kamil menuai polemik dari sejumlah kader di level grass root di Jabar.
Mayoritas, mereka menolak rekomendasi itu.


Editor: (Rd)

Category: Pemerintah
Email Autoresponder indonesia
author
Seorang perjaka muda yang penuh dengan ambisi dan memiliki cita-cita menjadi seorang khilafah di muka bumi.
No Response

Leave a reply "Emil Diatas Angin, Golkar Memanas!"