Ridwan Kamil Pastikan Tidak Masuk Partai Manapun

banner 468x60
banner 160x600
BCT-Karawang Bakal calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan bahwa dirinya tidak akan masuk menjadi kader partai manapun sampai Pilkada selesai. Dia mengakui bahwa setiap partai yang menjadi mitra koalisinya memang menawarkan agar dirinya menjadi kader partai.
"Kalau ditanya soal masuk kader partai, saya harus istikhoroh dulu. Sampai sejauh ini saya pastikan posisi saya, saya bukan orang partai," kata Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil usai mengikuti acara jalan santai sejauh 3km bersama sekitar 2000-an warga Karawang pada Sabtu, 11 November 2017.
Kehadiran bakal calon Gubernur Jawa Barat di acara tersebut adalah untuk memenuhi undangan dari Partai Nasdem yang berulang tahun ke-6. Acara jalan santai merupakan rangkaian kegiatan partai yang diketuai oleh Surya Paloh. Acara gerak jalan tersebut mengambil start dan finish di lapangan Tugu Pahlawan, Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat.
Terkait pertanyaan yang selalu dilontarkan mengenai wakilnya, Kang Emil menjelaskan, tentang wakil partai koalisi  akan  memusyawarahkannya, karena partai di dalam koalisi juga mengajukan wakilnya kecuali Nasdem. "Saya tidak masalah dipasangkan dengan siapapun selama hal itu disepakati oleh koalisi, dengan catatan wakilnya harus punya nilai kepemimpinan dan elektabilitas. Nanti kalau sudah ada keputusan, akan saya sampaikan kepada media," kata Kang Emil sambil tersenyum.
Sementara itu,  Kang Emil melihat bahwa Karawang merupakan basis suara yang luar biasa besar, sehingga dia datang ke kota itu. "Saya di sini juga  bertemu dan bersilahturahmi dengan warga di sini, sekaligus meminta doa dan dukungannya. Mudah-mudahan saya ada takdirnya, supaya saya bisa membuat program untuk membangun Karawang bersama-sama," ucap Kang Emil.
Ditempat yang sama, Ketua DPW Partai Nasdem Jabar Saan Mustapa mengatakan, Partai Nasdem mengundang Kang Emil di acara ulang tahun partainya adalah sekaligus untuk  mensosialisasi Kang Emil sebagai calon gubernur di Karawang. "Kami fokus pada November sampai akhir tahun ini untuk sosialisasi Kang Emil ke  daerah Pantura, khususnya Karawang Utara, Rengasdengklok.
Kita ingin memperkuat basis dukungan Ridwan Kamil di Pantura. Bukan berarti di Pantura tidak kuat, tapi  kita  maksimalkan di daerah-daerah yang suara dukungannya belum maksimal," kata dia.
Mengomentari wakil Kang Emil yang sekarang sedang ramai dibicarakan, Saan mengungkapkan jika Nasdem dari awal sepenuhnya menyerahkan soal wakil ke Kang Emil karena Nasdem menghargai apa yang menjadi otoritas Kang Emil.
"Kalau nanti kita paksakan dan Kang Emil nggak cocok kan problem. Dalam perjalanannya,  kita tidak ingin gubernur tidak cocok dengan wakilnya hanya karena  partai memaksakan diri mengajukan wakilnya. Ada beberapa contoh kepala daerah tidak cocok dengan wakilnya yang akhirnya pembangunan daerah terbengkalai," kata Saan.
Nasdem memilih Kang Emil, kata Saan,  karena memiliki  visi dan misi Kang Emil sejalan dengan partainya yang selalu amanah, konsisten, dan dekat dengan rakyat. Selain itu juga karena prestasi Kang Emil dalam membangun kota Bandung sangat membanggakan. "Semoga Kang Emil terpilih sebagai Gubernur Jawa Barat, dengan terpilihnya Kang Emil diharapkan beliau mampu membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat Jawa Barat," kata Saan.
Partai Nasdem adalah partai pertama yang mendukung Ridwan Kamil untuk maju dalam kontestasi Pilkada Jabar. Hingga kini, Kang Emil sudah diusung  4 partai dengan total 38 kursi DPRD. Rinciannya, Partai Nasdem (5 kursi), PKB (7 kursi) dan PPP (9 kursi) dan Golkar (17 kursi) telah lebih dulu memberi ‘tiket’ Kang Emil ke Pilgub Jabar.
Category: Pemerintah, Peristiwa, Politik
Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Ridwan Kamil Pastikan Tidak Masuk Partai Manapun"