500 Hektare Mega Proyek Lippo Group Meikarta di Kabupaten Bekasi Belum Dapat Izin Pemerintah

banner 468x60
banner 160x600

Mega proyek Lippo Group Meikarta di Kabupaten Bekasi masih menjadi polemik, pasalnya, Meikarta sendiri mengklaim bahwa luas tanah yang akan disulap menjadi kota metropolitan itu mencapai 500 hektare.
Pemasaran yang dilakukan oleh Meikarta pun menggila, stand-stand Meikarta bertebaran di pusat perbelanjaan di kota-kota besar, dengan klaim kota impian akan hadir di Meikarta.
Padahal Meikarta sendiri baru mengantongi izin pembangunan dari Provinsi hanya 84,6 hektare, artinya luas tanah sekitar 500 hektare yang dipasarkan oleh Meikarta itu merupakan sebuah kebohongan publik belaka.
Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memang sudah mengeluarkan izin pembangunan untuk Meikarta dan itu hanya seluas 84,6 hektare. Bukan seperti yang dipasarkan oleh Meikarta seluas 500 hektare.
"Jadi 84,6 hektare sudah dikeluarkan oleh pemerintah provinsi yang dijual bukan 500 hektare," ujar Demiz sapaannya kepada wartawan BCT, Rabu (6/12).
Sehingga Demiz menanyakan, sebetulnya apa yang dijual oleh Meikarta, padahal kita hanya mengeluarkan 84,6 hektare, bukan 500 hektare, maka dengan hal ini tentulah hukum harus ditegakan.
"Gak tahu dijual apa, ada hukum yang harus ditegakan," singkatnya.
Category: Ekbis, Pemerintah, Peristiwa, Politik
Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "500 Hektare Mega Proyek Lippo Group Meikarta di Kabupaten Bekasi Belum Dapat Izin Pemerintah"