Kanwil DJP Jabar I Kampanyekan E-Filling dan E-Form Via Angkot

banner 468x60
banner 160x600

BCT-Bandung Seratus angkutan kota (angkot) berkumpul di Gedung Keuangan Negara Bandung, Jumat pagi (9/3). Penyebabnya Kanwil DJP Jawa Barat I menggandeng mereka untuk dijadikan media kampanye penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan Pajak Penghasilan secara online melalui e-filing dan e-form di laman djponline.pajak.go.id.

Kegiatan kampanye e-filing dan e-form via angkot ini dibuka oleh Kepala Kanwil DJP Jawa Barat I, Yoyok Satiotomo. Yoyok menjelaskan bahwa ada lima trayek angkutan kota yang bekerjasama dengan Kanwil DJP Jawa Barat I. “Ada lima trayek angkot di Bandung yang bekerjasama dengan kami yaitu Kalapa – Ledeng, Antapani – Ciroyom, Cicaheum - Cileunyi, Riung Bandung – Dago, dan Buah Batu – Cipagalo,” ujarnya.

Yoyok menambahkan, guna mensukseskan program e-filing dan e-form, pihaknya akan terus bekerjasama dengan berbagai pihak, salah satunya dengan para pengurus atau pemilik angkot ini.

“Kita ketahui angkot di Bandung ini sangat banyak, dan pasti sering berhenti utamanya di setiap lampu merah. Dengan menempel stiker berisi informasi tentang e-filing dan e-form, masyarakat akan mendapat informasi terkait kemudahan pelaporan pajak ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yoyok menyatakan dengan semakin banyaknya media yang digunakan untuk publikasi dan fasilitas pelaporan SPT Tahunan yang kian baik, pihaknya mengharapkan kepatuhan wajib pajak semakin meningkat.

“Hingga tahun 2017, jumlah wajib pajak terdaftar sebanyak 2,732 juta WP. Jumlah yang wajib menyampaikan SPT sebesar 1,168 juta WP. Tercatat 795 ribu WP yang menyampaikan SPT tahunan atau sekitar 68%. Tahun ini kami menargetkan menjadi 75%. Harapan kami, masyarakat segera menyampaikan SPT Tahunannya melalui e-filing atau e-form sebelum batas waktu penyampaian SPT Tahunan PPh OP berakhir pada 31 Maret 2018,” ungkapnya.

Menurut Yoyok, kepatuhan wajib pajak ini sangat penting karena pajak merupakan tulang punggung pembangunan negara kita. “Pajak menyokong 80% APBN dan menjadi penyumbang APBD Jawa Barat. Berdasarkan profil APBD Provinsi Jawa Barat TA 2017, pendapatan sebesar Rp 30,5 Triliun, sementara PAD yang masuk Rp 16,5 Triliun (54,10%), pendapatan yang berasal dari pajak sebesar 45,80% atau sekitar Rp 13,9 Triliun dalam bentuk Dana Perimbangan dan sisanya sebesar 0,1% dari pendapatan lain-lain,” pungkasnya.

Kampanye e-filing dan e-form ini disaksikan sejumlah pejabat Eselon III dan para pegawai di lingkungan Kanwil DJP Jabar I.

Category: Ekbis, Opini, Pemerintah, Pendidikan, Peristiwa, Politik
Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Kanwil DJP Jabar I Kampanyekan E-Filling dan E-Form Via Angkot"