Hidup Berkualitas, Pemkot Bandung Dan RS Kebon Jati Sosialisasikan Kontrasepsi Mantap

banner 468x60
banner 160x600

BCT-Bandung Tingginya pertumbuhan penduduk membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggiatkan Program Keluarga Berencana. Salah satu program KB yang tengah disosialisasian yaitu Pelayanan Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP).
Hal ini dilakukan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung di Rumah Sakit Kebon Jati Bandung, Kamis (22/3/2018).
Penjabat Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin mengatakan, pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), MOW/MOP harus terus disosialisasikan. Karena salh satu tujuan metode ini adalah memupuk budaya hidup yang berkualitas.
"Hal ini harus dilakukan juga yaitu untuk membangun generasi yang peduli terhadap kondisi kependudukan dan masa depan bangsa," ujarnya di RS Kebon Jati.
Menurut Solihin, agar laju pertumbuhan bisa tetap stabil, pemerintah harus berkolaborasi dengan pemangku kepentingan kesehatan. Salah satunya,  Pemkot Bandung bekerja sama dengan Rumah Sakit Kebon Jati yang menyediakan pelayanan MOP/MOW.
Hal tersebut salah satu dukungan pemerintah dan swasta untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang memadai.
"Jadi warga tidak perlu takut untuk melakukan hal ini, dengan alat yang sudah disediakan dan sesuai Standar Operasional, menjamin kesehatan dan program keluarga berencana pun menjadi lebih baik,"kata Solihin.
Dirinya pun terus mendorong pihak swasta agar bisa berkolaborasi untuk kesehatan masyarakat. Dengan olaborasi, maka pertumbuhan penduduk di kota Bandung lebih stabil.
"Tidak hanya pihak swasta seperti rumah sakit saja, tetapi pihak lain pun agar bisa mendukung kesehatan masyarakat,"katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung, Edi Marwoto, menyampaikan, MOP/MOW memberikan keuntungan untuk masyarakat yaitu salah satunya menstabilkan laju pertumbuhan.
"Kita ini ingin memberikan layanan KB, agar masyarakat bisa mengubah mindset bahwa pertumbuhan penduduk yang berlebihan menjadikan kurang baik. Oleh karena kita terus berikan edukasi dalam sosialisasi ini," katanya.
Ditambahkan Edi, kegiatan MOP/MOW lebih berkembang dengan alat kesehatan mini laparatomi  yang telah diberikan dari pemerintah kepada RS Kebon Jati. Dengan alat yang lebih baik dan canggih maka tindakan yang dianjurkan oleh rumah sakit lebih baik dan sesuai.
"Kerjasama ini dilakukan dengan memberikan bantuan kepada pihak Rumah Sakit berupa alat kesehatan untk membantu proses operasi MOW/MOP itu. Jika dibebankan kepada rumah sakit dengan peralatan itu pasti cukup berat, maka dari itu pemerintah berikan alat agar proses menjadi lancar," jelasnya.
Sedangkan Direktur Rumah Sakit Kebon Jati, Junandi Suryautama menyambut baik atas kerjasama tersebut. Menurutnya, tindakan MOP/MOW itu salah satu yang cukup rumit, maka pihaknya pun terus berkontribusi agar pelayanan semakin prima.
"Pihak kita pun menyambut baik kerjasama ini, yang salah satunya bagian dari program pemerintah maka kami dukung," katanya.
Perlu diketahui, Kontrasepsi Mantap (kontap) adalah suatu tindakan untuk membatasi keturunan dalam jangka waktu yang tidak terbatas. Hal ini dilakukan terhadap salah seorang dari pasangan suami-istri atas permintaan yang bersangkutan, secara mantap dan sukarela. Kontap dapat diikuti baik oleh wanita maupun pria.
Tindakan kontap pada wanita disebut kontap wanita atau  MOW (Metoda Operasi Wanita ) atau tubektomi, sedangkan pada pria MOP (Metoda Operasi Pria) atau vasektomi.Kontrasepsi mantap pada wanita  atau  MOW (Metoda Operasi Wanita) atau tubektomi, yaitu tindakan pengikatan dan pemotongan saluran telur agar sel telur tidak dapat dibuahi oleh sperma.
Kontrasepsi mantap pada pria atau MOP (Metoda Operasi Pria) atau vasektomi yaitu tindakan pengikatan dan pemotongan  saluran benih agar sperma tidak keluar dari buah zakar. Sebagai cara kerjanya, Tubektomi (MOW) Perjalanan sel telur terhambat karena saluran sel telur tertutup, sementara itu Vasektomi (MOP) Saluran benih tertutup, sehingga tidak dapat menyalurkan sperma.
Secara umum keuntungan kontap wanita dan pria dibandingkan dengan kontrasepsi lain adalah lebih aman, karena keluhan lebih sedikit dibandingkan dengan cara kontrasepsi lain, Lebih praktis, karena hanya memerlukan satu kali tindakan saja. Lebih efektif, karena tingkat kegagalannya sangat kecil dan merupakan cara kontrasepsi yang permanen dan Lebih ekonomis, karena hanya memerlukan biaya untuk satu kali tindakan saja.

Category: Lifestyle, Opini, Pemerintah, Pendidikan, Peristiwa, Politik
Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Hidup Berkualitas, Pemkot Bandung Dan RS Kebon Jati Sosialisasikan Kontrasepsi Mantap"