Emma Solihin : Perempuan Harus Tangguh

0 49
banner 468x60
banner 160x600
BCT-Bandung Perempuan sejatinya adalah ibu generasi. Segala perilaku dan perbuatannya akan berpengaruh pada peradaban. Oleh karena itu, Penjabat Sementara (Pjs) Tim Penggerak PKK Kota Bandung, Emma Solihin mengingatkan perempuan harus memiliki wawasan dan sikap mental yang tangguh agar bisa mendidik generasi yang kuat.
Hal itu disampaikan Emma dalam Bandung Menjawab di Taman Sejarah Balai Kota Bandung, Kamis (19/4/2018). Ia hadir bersama Kepala Seksi Pemberdayaan Perlindungan Perempuan pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Bandung, Titin Suprihatin, dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Bandung, Ega Megantari.
Menjelang Hari Kartini pada 21 April, Emma ingin agar warga Kota Bandung, khususnya para perempuan, untuk meneladani sikap mental Kartini yang ingin bangkit dan sejajar haknya dengan kaum pria. Keteladanan itu bisa diwujudkan dalam bentuk karya yang nyata.
“Banyak sekarang perempuan yang bekerja dan bisa berkarya sesuai dengan minatnya. Itu sudah bagus, apalagi di Kota Bandung orangnya kreatif-kreatif. Gender jangan jadi penghalang untuk berkarya,” ucap Emma.
Di era milenial ini, keteladanan Kartini bisa dilanjutkan dengan berbagai cara. Oleh karenanya, Emma tidak ingin jika Hari Kartini hanya diperingati sebatas seremonial saja tetapi juga ada peningkatan wawasan.
“Perempuan harus cerdas, beretika, dan salihah. Karena perempuan juga adalah ibu yang harus bisa mendidik anaknya dengan baik, juga menjadi istri yang taat pada suami,” tuturnya.
Ia berpendapat, kendati memiliki hak yang sama dalam tatanan sosial, namun perempuan tetap harus menjejakkan kaki pada fitrahnya yang agung. Perempuan memiliki kodrat yang harus dijalani dengan sebaik-baiknya.
Hal senada diungkapkan Ega Megantari. Menurutnya, perempuan memiliki kekuatan untuk berkiprah di masyarakat. Bukan berarti karena perempuan kemudian tidak memiliki kesempatan untuk mengembangkan diri di luar rumah.
Oleh karena itu, ia mengajak para perempuan untuk terus berkarya dan berprestasi. Perempuan tidak boleh menyerah dan tangguh menghadapi tantangan kehidupan.
"Kalau perempuan tangguh akan menghasilkan generasi-generasi yang tangguh. Kami ingin agar perempuan itu tangguh dalam arti yang universal. Menjadi penyemangat anaknya, penyemangat orang lain," tutur Ega.
Sementara itu, dalam rangka membangkitkan semangat Hari Kartini, GOW berkolaborasi dengan TP PKK Kota Bandung akan menggelar peringatan Hari Kartini pada 24 April 2018. Acara yang bertempat di Wisma Wanita itu akan diisi dengan lomba membuat aksesoris, lomba tumpeng, dan lomba make-up.
Category: Lifestyle, Opini, Pemerintah, Pendidikan, Peristiwa, Politik
Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Emma Solihin : Perempuan Harus Tangguh"