Kadisdik Jabar Pantau Langsung UNBK SMK 2019

0 100
banner 468x60
banner 160x600

Bandung, -Sebanyak 323.454 siswa SMK mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2019 yang dilaksanakan pada 25-28 Maret 2019. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dewi Sartika meninjau langsung pelaksanaan UNBK hari pertama di tiga sekolah, yaitu SMKN 12 Bandung, SMKN 11 Bandung dan SMK Angkasa Husein Bandung, Senin (25/3/2019).

Dalam tinjauannya, Kadisdik mengatakan, pelaksanaan UNBK hari pertama berjalan dengan lancar. Meski ada beberapa kendala kecil, namun secara keseluruhan semuanya bisa diatasi dengan cepat.

"Beberapa hari ke depan kita akan fokus mengawal UNBK sampai selesai agar tak ada permasalahan, lancar dan sukses," ucapnya.

Kadisdik pun optimis para siswa mampu mengerjakan soal dengan baik dan mendapatkan nilai yang optimal. "Tadi saya tanya siswa katanya soalnya mudah dikerjakan, jadi semoga mereka mendapatkan hasil yang terbaik," tambahnya.

100 % Berbasis Komputer

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (Kabid PSMK), Dodin Rusmin Nuryadin mengatakan sebanyak 2.814 SMK menyelenggarakan UNBK. Ini artinya SMK di Jabar, 100% menyelenggarakan UNBK.

"Kami berharap UNBK dalam penyelenggaraannya dapat berjalan lancar. Serta, siswa peserta UNBK dapat meraih hasil optimal," ujar Kabid PSMK pada Minggu (24/3/2019).

Menurut Kabid PSMK, simulasi telah beberapa kali dilaksanakan dan berjalan lancar. Kabid PSMK meminta dalam pelaksanaannya, senantiasa dijalin koordinasi antar proktor sekolah, helpdesk kabupaten/kota, helpdesk provinsi, dan pusat.

Lebih lanjut Kabid PSMK mengatakan meskipun dinyatakan 100% UNBK, tetapi masih ada sekolah yang bergabung dalam pelaksanaannya. Sekolah yang bergabung itu di antaranya disebabkan jumlah peserta yang kurang dari 20 peserta. Atau, belum terakreditasi dan belum ada izin operasional.

"Tapi masalah itu sudah beres. Siswa tetap dapat melaksanakan UNBK," ucapnya.

Kabid PSMK menyebutkan sekitar 300 SMK yang masih  bergabung. Dengan proses penggabungan saat UNBK, tidak perlu lagi ada praktik pinjam atau sewa perangkat.

Berjalan Lancar

Kepala SMKN 14 Bandung, Slamet Heryadi mengatakan, pelaksanaan UNBK di sekolahnya berjalan lancar karena telah dipersiapkan dengan dengan matang. "Permasalahan seperti gangguan jaringan dan koneksi telah diselesaikan. Jadi kita telah berupaya agar UNBK ini berjalan dengan lancar," tuturnya.

Sebanyak 414 siswa mengikuti UNBK di sekolah yang beralamat  Jalan Pajajaran Nomor 92, Kota Bandung tersebut. Ke-414 siswa terdiri dari SMKN 12 Bandung sebanyak 400 siswa dan SMK Oto Iskandardinata sebanyak 14 siswa. Di sekolah penerbangan tersebut, UNBK dilaksanakan 3 sesi yang terdiri dari 144 unit komputer dan terbagi menjadi 4 ruangan.

Dia pun menargetkan pelaksanaan UNBK tahun depan dapat berjalan hanya dengan dua sesi. "Kita usahakan agar dua sesi.

Bekerjasama dengan dinas atau pihak lainnya yang dapat memberikan bantuan, agar pelaksanaan berjalan lebih efektif," imbuhnya.

Kondisi serupa pun ditemui di SMKN 11 Bandung. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Hendro Tri Wanarto mengatakan, pelaksanaan UNBK di sekolah tersebut berjalan sesuai skema meskipun ada sedikit kendala di koneksi beberapa saat. “Tadi salah satu ruangan ada jaringan terputus, tapi itu hanya sebentar, telah diantisipasi dan bisa berjalan sesuai dengan yang ditargetkan,” tuturnya.

Dia pun berkomitmen SMKN 11 Bandung akan terus meningkatkan sarana dan prasarana guna pelaksanaan UNBK yang lebih baik. “Kita akan usahakan agar tahun depan bisa berjalan satu sesi,” tambahnya.

Meski bukan penentu kelulusan, Hendro mengajak seluruh siswa agara mampu mengerjakan ujian secara maksimal. “Tetap harus maksimal, karena tingkatannya nasional dan transkip nilainya berlaku seumur hidup. Semoga siswa dapat hasil yang terbaik,” katanya.

Sebanyak 536 siswa SMKN 11 Bandung mengikuti UNBK yang di bagi menjadi 3 sesi dan mengggunakan 250 unit komputer serta 50 unit laptop.

Di tempat yang berbeda, pelaksanaan UNBK di SMK Tri Mitra Kawarang sampai di hari pertama berjalan lancar. Diikuti oleh  340 siswa, sekolah yang berdiri tahun 2007 tersebut membagi UNBK menjadi 3 sesi dengan jumlah komputer sebanyak 120 unit.

Kepala SMK Tri Mitra Karawang,  Iwan Sumitra mengatakan, sampai berita ini ditulis, pelaksanaan UNBK di sekolah tersebut berjalan tanpa kendala. “Dalam pelaksanaan pun siswa sama sekali tidak ada kendala, semuanya lancar,” ujarnya. (Dudy)

Category: PendidikanTags:
Email Autoresponder indonesia
No Response

Leave a reply "Kadisdik Jabar Pantau Langsung UNBK SMK 2019"