Buang Limbah Sembarangan Polisi Siap Tindak PT. Seng Do

banner 468x60
banner 160x600

BCT - PT Seng Do perusahaan tekstil di kawasan Kaha Group, Solokan Jeruk Kabupaten Bandung, disidak tim gabungan Polda Jabar dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung, didampingi jajaran Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 17/Solokan Jeruk, Selasa (16/7/2019).

Sidak berlangsung cukup lama, sekitar tiga jam, karena pengelola pabrik PT Seng Do, Sri Hariono, selalu berkelit tidak membuang limbah dan menyatakan telah melakukan 100 persen recycle hasil olahan limbahnya.

Tim gabungan bersama jajaran satgas tidak terpengaruh dengan pengakuan tersebut dan terus menelusuri setiap saluran yang ada di dalam dua bangunan pabrik yang digunakan oleh PT Seng Do untuk mencari saluran buang limbah tersembunyi.

Sidak dilakukan karena diduga PT Seng Do masih membuang limbah cair ke saluran air masyarakat meski saluran pembuangan limbahnya telah dilokalisir oleh jajaran Satgas Citarum.

Namun pada akhirnya dugaan tim gabungan dan satgas mulai terbukti, saat ditemukan saluran yang dicurigai sebagai saluran pembuangan limbah ilegal. Saat itu juga langsung dilakukan pemeriksaan sampling dan menunjukan hasil yang mengarah kepada saluran limbah.

“Kami merespon laporan dari Satgas Citarum Sektor 21, kita bersama Polda Jabar langsung melakukan verifikasi lapangan. Untuk kesimpulan sementara sesuai hasil verifikasi lapangan, secara administratif PT Seng Do ini ada dua area, satu area masih kita telusuri. Di area yang ini (lokasi wawancara) ada izin lingkungannya, tapi kita temukan pembuangan air limbah ke media lingkungan lewat drainase,” ungkap Robby Dewantara dari DLH Kabupaten Bandung didampingi anggota Ditkrimsus Polda Jabar kepada wartawan.

Disebutkan, ada dua titik yang kita temukan, itu ada pembuangannya lalu dilakukanlah pengambilan sampel.

“Drainase itu tidak boleh ada pembuangan (limbah, red), jadi perusahaan ini tidak boleh ada pembuangan air limbah karena tidak ada izin pembuangan air limbah disini,” terangnya.

Pihaknya lanjut Robby masih akan menelusuri apakah ada koneksi saluran antara dua area bangunan yang digunakan oleh PT Seng Do untuk beroperasi dan akan melakukan tindakan admistratif.

“Kita akan melakukan penindakan dari segi administratif dan dari kepolisian juga akan ada tindakan. Dari segi administrasi kita akan hentikan saluran pembuangan limbahnya, kita akan lakukan sesuai undang-undang,” tegasnya.

Sementara itu, Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat melalui Pasiops Sektor 21 Letda Inf Saniyo mengatakan, pihaknya akan tetap konsisten sesuai Perpres No.15 tahun 2018, bila temukan ada pembuangan limbah akan lokalisir.

“Kita secara rutin melakukan sidak atau patroli ke setiap perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah Sektor 21 khususnya di Solokan Jeruk. PT Seng Do ini sudah kita lakukan tiga kali lokalisir, dia tidak mempunyai izin pengeluaran limbah. Kita sudah sering ingatkan agar dia segera membuat instalasi pengolahan limbahnya, tapi hingga sekarang tidak ada. Jadi, langkah terakhir adalah penegakan hukum,” tandasnya.

Category: PeristiwaTags:
Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Buang Limbah Sembarangan Polisi Siap Tindak PT. Seng Do"