Atasi Pengangguran, Kolaborasi Dua Asosiasi Lahirkan Program PKL Online

BCT – Dua asosiasi AGMARI ( Asosiasi Guru Marketing Indonesia) yang diketuai Pebrizayanti, guru SMK BDP dan KOMISI (Asosiasi Komunitas Profesi Sales Indonesia) yang diketuai oleh Indra Hadiwidjaja, seorang praktisi sales telah melangsungkan  kolaborasi membuka jembatan yang menghubungkan antara dunia pendidikan dengan Industri, Dunia Usaha, dan Dunia Kerja (IDUKA), yang pencanangannya disampaikan secara online dalam HUT ke 2 AGMARI , Sabtu (6/3/2021).

Ahmad Madani selaku penggagas program pkl online kelas industri sekaligus Ketua Komunitas Sales Jakarta menyampaikan bahwa Pembukaan PKL online SMK BDP tahun 2021 adalah program praktek kerja lapangan (PKL)  yang dilakukan secara online ini  bertujuan untuk menempatkan murid SMK jurusan BDP ( Bisnis Daring dan Pemasaran) dalam kegiatan praktek kerja lapangan di IDUKA yang sesuai dengan kompetensi keahliannya yang relevan dengan kebutuhan Iduka saat ini. 

“Kali ini, kami berterima kasih kepada YAMAHA, DAIHATSU,  PT Suryapratama Propertindo dan HINO dan para perusahaan yang mendukung  pelaksanaan program PKL Online dimana dalam era pandemi seperti sekarang ini banyak sekolah yang kesulitan dalam pencarian tempat PKL, oleh karena itu disini kami memfasilitasi dalam program PKL secara online. Ada tiga point dalam program ini dalam tiga bulan pelaksanaan dengan jadwal materi, tugas dan juga monitoring kinerja, distribusi materi yang relevan dengan kompentensi dasar seorang digital marketing dan menciptakan generasi SMK yang berkompeten, unggul dan siap kerja sesuai kebutuhan perusahaan saat ini,” jelas  Madani.

Madani juga menjelaskan bahwa materi – materi yang akan didistribusikan di PKL Online meliputi materi hard skill dan soft skill dan pendalaman mengenai social media marketing sesuai  tuntutan dan kebutuhan  perusahaan saat ini dan berharap hal tersebut mempersiapkan siswa SMK agar terserap di dalam dunia kerja dan berantas penggangguran terdidik dari lulusan SMK.

Dalam kesempatan yang sama, sekaligus membuka perayaan HUT Ke 2 AGMARI yang digelar secara online, bapak Wikan Sakarinto, S.T, M.Sc, Ph.D selaku Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud RI  menyambut baik kolaborasi AGMARI dan KOMISI yang mampu membuat link and match IDUKA yang saling mendukung.

“Sudah saatnya ada pernikahan antara SMK dan Iduka sebagai mitra yang setara. Ikut menyambut baik dan berterima kasih atas  kolaborasi asosiasi besar AGMARI dan KOMISI yang keduanya tidak lepas dari founder kedua asosiasi tersebut yaitu seorang yang bernama Dedy Budiman yang sangat konsen terhadap guru pemasaran serta profesi seorang sales yang dibutuhkan dan berjasa menggerakkan roda perekonomian”, ujar Wikan

Dedy Budiman MPd, selaku founder kedua asosiasi juga menyampaikan harapannya agar tidak hanya siswa siswi SMK BDP yang berdaya melainkan juga guru yang mengajar mampu terjun langsung mengetahui kondisi lapangan dan tidak hanya berkutat pada text book tetapi menjadi pendorong aktif, mengajar secara inovatif dan menyenangkan sehingga bertanggung jawab terhadap kualitas anak didiknya.

“Memasuki Society 5.0, a human centered society,  persiapan guru 5.0 adalah guru cerdas dan berwawasan, perlu menjadi kegiatan AGMARI selanjutnya dan dukungan dari para praktisi sales yang tergabung dalam KOMISI, yang juga mempunyai divisi Vokasi pendampingan dunia pendidikan untuk menjadikan profesi sales selalu diminati karena mempunyai kompetensi dengan mental unggul dan membantu perputaran roda perekonomian”, ujar Dedy

Sekar Tyas Nareswari, selaku Ketua divisi pendampingan vokasi KOMISI menjelaskan bahwa asosiasi Komunitas Sales tidak hanya mendampingi siswa SMK namun mulai tahun ini juga merambah pada mahasiswa.

“Profesi Sales adalah posisi sentral dalam roda perekonomian dunia industri, usaha dan dunia kerja, melalui kegiatan vokasi, selain menjembatani dunia pendidikan dengan dunia kerja, juga merubah image buruk terkait profesi sales dan membuat para sales menampilkan citra etik dan berkelas setara dengan profesi lainnya. Dunia kerja yang seringkali merasa kesulitan mencari orang sales yang kompeten dan disisi lain lulusan terdidik merasa kesulitan dalam mencari pekerjaan, ketika dua kebutuhan ini dipertemukan sebagai mitra yang setara, seharusnya jadi saling menguntungkan dan itulah tugas KOMISI divisi Vokasi yang membuat link and match keduanya” pungkas Sekar yang juga merupakan praktisi Sales Manager ACE Hardware.

Related posts

Leave a Comment