Kolektif Musik Underground Young Offender Rilis Album Kompilasi

BCT – Komunitas musik underground dan punk pertama di Jakarta era 90-an merilis album kompilasi tadi malam, Minggu 31 Januari 2021. Album ini diluncurkan resmi dalam siaran realtime acara virtual bertajuk CD Release Party Young Offender Compilation Album via Youtube Live, kini bisa dibeli via online melalui url https://bit.ly/kompilasiYO seharga Rp. 99.000,-

Young Offender Compilation Album Vol. 1 sendiri adalah adalah rilisan various artist dari band-band yang tergabung dalam kolektif Young Offender dari era 90-an yang masih aktif sampai hari ini. Album ini berisi 19 lagu various genre lintas generasi yang merangkum 30 tahun perjalanan komunitas Young Offender di skena independen lokal.

Selain Wondergel yang sudah kembali aktif bermusik sejak reuninya di 2017 silam, album kompilasi ini juga banyak memuat nama-nama yang populer pada zamannya, lantas bubar atau hiatus lama, kemudian para personilnya bertemu lagi, lalu bersepakat untuk meninggalkan legacy. Sebut saja Submission (Ondy Rusdy, Levi The Fly) dan Parklife (Vincent Rompies, Jerico) yang untuk pertama kalinya meluncurkan single perdana mereka.

Ada pula Pestolaer menyumbang satu lagu berjudul ‘Monas’ di album kompilasi ini yang tak hanya menandai comeback-nya band pelopor independen Jakarta ini ke skena musik, tapi juga kembali ke roots bermusiknya yaitu punk rock, hal yang juga terjadi dengan Jimi Multhazam (The Upstairs) kali ini lewat side-project bernama Jimi Jazz lewat satu lagu berjudul ‘Ada Petrus Semalam’ yang mengingatkan kita pada kiprah Jimi di band terdahulunya ‘Be Quiet’ dan ‘Still Dirty’.

Mengutip Muhammad Irfan, jurnalis Pikiran Rakyat, sisanya adalah aksi-aksi baru dari mereka yang ikut menaruh batu bata pembangunan kancah musik lokal seperti Eka Annash (Zigi Zaga), Ombak yang dulu punya nama New Disease, dan Dr. Iyeb yang sebelumnya dikenal lewat Designer Garbage, Chapter 69, dan Clubeighties.

Mengingat nilai historisnya yang kaya, album ini melengkapi sejarah panjang perjalanan musik independen seperti yang kita kenal sekarang sejak era The Blackhole di akhir 80-an, Postercafe di awal sampai akhir 90-an yang kemudian berlanjut ke album kompilasi serupa yakni JKT:SKRG (Aksara Records, 2004).

Melibatkan sejumlah individu, kolektif, komunitas dan media, peluncuran album kompilasi ini juga terselenggara dengan bantuan sejumlah pihak yang telibat langsung maupun tak langsung seperti:

Bekasi Poster , Bolehmusic, Dapurletter, Diskas!, Indika FM, Langit Merah Pictures, Notes From Rookies, Nunggu Digilir, Musikeras, Pop Hari Ini, Rockstar Magz, Wasted Rockers, Xabi.us, dan XRock Radio.

Ada 19 band didalam album kompilasi tersebut yaitu H!, Wondergel, Zigi Zaga, Ombak, Saos Tomat, The Motives, Jimmy Pitstop, Dr. Iyeb, Broken Dreams, Pestolaer, Treasur Hidding, No Label, Fable, Toiletsounds feat. Stanley Tulung, The Ayayay, Parklife, Jimi Jazz, Planetbumi, dan Submission.

Related posts

Leave a Comment